Persib Bandung Akan Diberikan Bonus Kalau Memetik 3 Kemenangan Berturut-turut di Putaran Kedua Kompetisi BRI Liga 1

Vicio.me – Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, berikrar memberikan bonus kepada Maung Bandung kalau sanggup memetik tiga kemenangan berturut-turut di putaran kedua kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 yang bakal mulai dilaksanakan pada Januari 2022.

Ikrar itu diberikan oleh dilontarkan oleh pria asal Bandung ini usai melihat sesi latihan Pangeran Biru di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Rabu (29/12/2021).

“Ya, saya sudah bilang kepada para pemain dan tim pelatih, apabila meraih kemenangan dalam tiga pertandingan, saya akan memberikan bonus kepada mereka,” ujar mantan manajer Persib Bandung itu.

Tetapi, pria berusia 73 tahun itu tidak mau menyebutkan berapa nilai bonus yang dijanjikannya kepada tim besutan Robert Alberts ini kalau Persib Bandung sanggup memetik tiga kemenangan secara berturut-turut itu.

Satu yang pasti, menurut Umuh, pihaknya selalu memberi motivasi kepada seluruh punggawa Maung Bandung dan minta Persib lebih fokus dan serius dalam tiap duel.

“Pokoknya mereka harus berkonsentrasi, menjaga kebugaran. Hal itu yang utama karena siapa pun pemain kalau sampai kurang tidur atau pikirannya terganggu, itu akan mengganggu konsentrasi ketika bertanding,” ujar Umuh Muchtar.

“Saya juga menekankan bahwa ketika melawan Persita Tangerang nanti, jangan menganggap enteng dan semua harus tetap waspada, tetap semangat, dan jangan membuat pelanggaran yang tidak perlu,” lanjut Komisaris Persib Bandung itu.

Umuh Muchtar mengambil contoh Timnas Indonesia saat berlaga menghadapi Singapura di leg kedua semifinal Piala AFF 2020, dimana Skuad Garuda nyaris kemasukkan banyak brace sebab banyak mengadakan pelanggaran yang tidak butuh dijalankan.

“Semoga itu bisa menjadi contoh buat pelatih dan pemain Persib untuk putaran kedua nanti. Semoga apa yang sudah digariskan, diberikan arahan oleh pelatih, harus dilaksanakan dan diikuti,” tegas Umuh.

“Saya yakin tim pelatih melihat langsung apa yang salah dan yang benar. Apa yang kurang dan apa yang lebih. Jadi semua harus bisa mengikuti,” lanjut pria berusia 73 tahun itu mengakhiri.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *