Sembari Mencari Punggawa, Arema FC Mengamati Kegiatan Musuh di Jendela Transfer Paruh Musim

Vicio.me – Arema FC masih adem ayem di awal bursa transfer paruh musim kompetisi BRI Liga 1 2021/2022. Meskipun isu beredar klub asal Malang ini dihubungkan dengan sejumlah pilar seperti Saddil Ramdani, Makan Konate dan nama lainnya.

Akan tetapi hingga saat ini Singo Edan belum meresmikan punggawa anyar. Manajemen ad interim Arema, Ali Rifki mengakui kalau juru racik sudah menginventarisir keperluan skuad di bursa transfer. Tetapi pihaknya tidak mampu membuka ke publik karena belum mencapai kesetujuan dengan amunisi anyar.

“Sebenarnya soal inventarisasi kebutuhan apa saja dan apa yang harus dilakukan jelang putaran kedua kita sudah dilakukan. Tapi, sekali lagi kita harus cermat. Kebutuhan masing-masing tim tidak bisa disamakan,” katanya.

Disinyalir Singo Edan cuma menambah pilar lokal. Sementara empat legiun asingnya dipertahankan. Lantaran penampilan Adilson Maringa, Sergio Silva, Renshi Yamaguchi dan Carlos Fortes sudah memuaskan dalam 16 pertandingan di putaran perdana.

“Pelatih tentu memiliki perhitungan sendiri terkait ini (transfer window),” sambungnya.

Memasuki jeda ajang, tim besutan Eduardo Almeida ini pula mengamati perkembangan klub lain. Jadi, mereka enggan tergesa-gesa mengambil keputusan.

Mengingat bursa transfer berjalan hingga 12 Januari mendatang. Arema FC merasa cukup waktu untuk mencari tambahan punggawa. Bisa jadi nantinya ada pilar yang sesuai keperluang Singo Edan dan baru dilepas timnya.

“Peta kekuatan tim-tim yang akan menjadi lawan Arema FC di putaran kedua juga terus kita ikuti,” imbuhnya.

Dibandingkan dengan klub lain, Singo Edan masih memiliki satu tabungan laga. Yaitu meladeni Persikabo 1973 pada 05 Januari mendatang.

Duel ini harusnya dihelat ketika seri ketiga di Yogyakarta. Tetapi operator ajang mengadakan penundaan dan memasukkannya di seri empat yang bakal digelar di Bali.

Artinya, Singo Edan mampu menambah lebih banyak angka di putaran kedua. Itu sesuai dengan sasaran manajemen. Mereka ingin terus bersaing di papan atas hingga akhir musim.

“Tentu saja kami selalu menargetkan yang lebih tinggi. Apalagi kami berada dalam tiga besar. Notabene berada dalam persaingan perebutan juara,” tandasnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *