David da Silva dan Bruno Cantanhede di Sektor Depan Persib Bandung Membikin Pelatih Pangeran Biru Cukup Puas

Vicio.me – Juru taktik Persib Bandung, Robert Alberts, mengaku cukup lega dan optimistis dengan penampilan dua bomber asing anyar timnya, David da Silva dan Bruno Cantanhede. Faktor itu disampaikan sang nahkoda usai melihat penampilan keduanya ketika Maung Bandung menang dengan skor tipis 1-0 atas Persita Tangerang pada duel jornada ke-18 kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Ngurah Rai, Jumat (07/01/2022).

Satu-satunya brace klub asal Kota Kembang ini disumbang oleh Bruno Cantanhede lewat titik penalti usai sang penyerang dilanggar penjaga gawang Pendekar Cisadane dalam kotak terlarang.

“Bisa dilihat bagaimana kualitasnya dan saya merasa optimistis karena opsi yang berbeda di lini serang serta motivasi baru di dalam tim,” ungkap Robert Alberts.

Arsitek asal Belanda ini menerangkan kedua penyerang anyarnya itu begitu terlibat dalam partai dan kalau melihat komposisi punggawa yang ada, ia tentu tidak cuma mengandalkan duet Bruno dan David.

“Saya merasa mereka begitu terlibat dalam permainan dan ini merupakan laga pertama mereka bersama tim. Saya merasa sangat puas dengan kontribusi mereka,” tegas pelatih Persib Bandung.

Tetapi, juru racik berusia 67 tahun itu tidak mau membandingkan kinerja duet bomber anyarnya itu dengan duet Pangeran Biru pada putaran perdana ajang kasta teratas Indonesia, Geoffrey Castillion dan Wander Luiz. Untuk kalian yang merasa jenuh dengan kegiatan lainnya, Anda bisa bermain banyak permainan yang sudah disediakan Pokerlounge99.

Baca Juga: Takluk Dari PSM Makassar, Pelatih Madura United Menyindir Punggawa Juku Eja yang Berjatuhan Demi Mengulur Waktu.

“Kami tidak bisa membandingkan satu pemain dengan pemain lainnya. Jika melihat ke belakang pada musim 2020, ada masa pramusim yang normal dan kedua penyerang kami, yaitu Luiz dan Geoffrey memiliki motivasi yang tinggi,” jelas Robert.

Bahkan pada musim 2020, lanjut nahkoda Persib Bandung ini, timnya tidak pernah kalah dan satu penyerang Wander Luiz waktu itu menjadi pencetak gol terbanyak. Sayangnya ajang harus dimandekkan karena wabah virus Corona.

“Semua orang membicarakan mereka (Geoffrey Castillion dan Wander Luiz). Setelah itu kompetisi dihentikan selama 1,5 tahun, selama itu ada pemain yang tetap berlatih dengan serius dan ada yang tidak,” kata Robert.

Saat ini ajang dilaksanakan dengan kondisi dan situasi yang berbeda, bahkan tampak para punggawa masih kesusahan untuk mencapai kembali standar permainannya meskipun sudah berupaya kerja keras, termasuk di Maung Bandung.

“Sekarang kami mendatangkan pemain berkualitas seperti David da Silva yang sudah paham dengan sepak bola Indonesia. Bruno juga seperti yang kita ketahui bahwa dia adalah top scorer Liga Vietnam dua tahun lalu dan tentunya kami mengetahui standarnya,” tutur Robert.

Walau, sambung eks pelatih PSM Makassar itu, striker berusia 28 tahun itu masih memerlukan waktu untuk menyesuaikan diri lantaran baru latihan bareng Maung Bandung lima kali latihan sehingga perlu waktu bagi sang pilar untuk menyatu dengan teman-temannya di skuad Persib Bandung.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *