Pelatih Persikabo 1973 Mengungkapkan Penyebab Klubnya Tidak Berhasil Menaklukkan Arema FC

Vicio.me – Persikabo 1973 harus lega tampil seri tanpa brace ketika melawan Arema FC pada partai tunda jornada ke-17 kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (05/01/2022) malam WIB.

Dari statistik, Laskar Padjajaran menguasai laga dan punya banyak kesempatan untuk melesakkan gol. Di antaranya adalah dua sepakan Hendra Adi Bayauw yang jatuh tipis di sisi gawang Singo Edan kawalan Adilson Maringa.

Menurut arsitek Persikabo 1973, Liestiadi, tidak berhasil memanfaatkan kesempatan yang dipetik menjadi penyebab klubnya tidak bisa meraih tiga angka saat melawan Singo Edan.

Pelatih asal Medan ini menyebutkan faktor itu bakal menjadi evaluasi skuad kepelatihan supaya pada duel berikutnya meladeni Persebaya Surabaya, faktor serupa tidak kembali terjadi.

Pada pertandingan berikutnya, tim besutan Liestiadi ini bakal menghadapi Bajol Ijo di stadion yang sama, 10 Januari mendatang.

“Kami menguasai pertandingan, kami pun memili beberapa peluang yang berpontesi gol. Sayangnya, hal itu gagal dimanfaatkan dengan baik,” kata Lestiadi selepas laga.

“Tentu saja, finishing touch ini akan menjadi bahan evaluasi kami agar tampil lebih baik lagi kedepannya,” lanjut pelatih Persikabo 1973 tersebut.

Sementara itu, penjaga gawang Persikabo 1973, Mochamad Dicky Indrayana, menerangkan teman seskuadnya sudah berupaya keras untuk memetik kemenangan. Tetapi, Laskar Padjajaran tidak berhasil memetik tiga angka dan harus lega meraih hasil seri.

Meskipun cuma meraih satu poin, kiper berusia 24 tahun itu mengaku lega dengan pencapaian itu.

“Jujur, kami bertekad sebelumnya untuk meraih tiga poin. Tapi, rejekinya hanya satu poin. Tapi, itu patut disyukuri terpenting kami sudah berusaha dan kerja keras sepanjang pertandingan. Insya Allah kedepannya kami akan tampil lebih baik lagi,” tuturnya.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *