Ditahan Imbang Bali United, Winger Arema FC Penuh Harapan Timnya Masih Mampu Bersaing di Papan Atas Kompetisi BRI Liga 1

Vicio.me – Keinginan Arema FC mempertahankan peringkat kedua dalam klasemen kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 usai duel jornada ke-15 tidak terwujud. Klub asal Malang ini cuma tampil seri tanpa brace meladeni Bali United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (05/12/2021).

Urutan kedua direbut Persib Bandung yang pada sehari sebelumnya memetik kemenangan tipis 1-0 atas Madura United. Sekarang Maung Bandung berada di posisi kedua dengan 31 angka, unggul satu angka dari Singo Edan yang berada di urutan ketiga.

Meskipun begitu, winger Singo Edan, Jayus Hariono, tampak penuh harapan klubnya masih mampu bertahan dengan persaingan papan atas klasemen ajang kasta tertinggi Indonesia musim 2021/2022. Ajang masih panjang, putaran perdana kompetisi BRI Liga 1 pun belum tuntas.

Tim besutan Eduardo Almeida ini pun masih memandang dua pertandingan selanjutnya, yaitu melawan Borneo FC dan Persikabo 1973.

“Kalau bicara target, kami inginnya bersaing di papan atas,” tegas Jayus Hariono yang bertekad mempertahankan posisi Arema FC di papan atas BRI Liga 1.

Usai tampil seri dengan Bali United, sesungguhnya ada sebuah catatan bagus yang dimiliki Singo Edan. Arema tidak tersentuh kekalahan dalam 12 duel, paling lama di antara peserta lainnya, termasuk Pangeran Biru yang pernah tidak pernah kalah dalam 11 partai beruntun.

Catatan itu yang membikin Jayus Hariono dan teman-temannya tetap optimistis di papan atas kompetisi BRI Liga 1. Apalagi jarak angka mereka dengan tim asal Kota Kembang itu dan Bhayangkara FC tidak berbeda jauh. Arema cuma tercecer satu angka di belakang Maung Bandung dan 3 angka di bawah The Guardians.

Tetapi, semisalnya Singo Edan menang atas Serdadu Tridatu, Arema FC tetap menjadi runner-up dan cuma berjarak satu angka dengan tim besutan Paul Munster itu yang berada di puncak klasemen.

Meskipun begitu, Singo Edan pula masih mempertahankan kesempatan mereka untuk menjadi juara paruh musim. Syaratnya, klub kebanggaan Aremania ini harus menyapu bersih dua partai tersisa dengan kemenangan dan berkeinginan dua klub di atas mereka terpeleset.

Tetapi, ini bukan pekerjaan mudah. Borneo FC yang menjadi musuh paling dekat baru meraih lima kemenangan secara berturut-turut. Sementara Laskar Padjajaran memiliki gairah tinggi menjauhi papan bawah.

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *